<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Indah11108009&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://indah11108009.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://indah11108009.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Wed, 15 Jun 2011 09:00:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='indah11108009.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Indah11108009&#039;s Blog</title>
		<link>http://indah11108009.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://indah11108009.wordpress.com/osd.xml" title="Indah11108009&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://indah11108009.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Kalimat Efektif (Kalimat yang Baik dan Benar)</title>
		<link>http://indah11108009.wordpress.com/2010/11/07/kalimat-efektif-kalimat-yang-baik-dan-benar/</link>
		<comments>http://indah11108009.wordpress.com/2010/11/07/kalimat-efektif-kalimat-yang-baik-dan-benar/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Nov 2010 07:39:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indah11108009</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indah11108009.wordpress.com/?p=133</guid>
		<description><![CDATA[Kalimat efektif adalah kalimat yang dapat mengungkapkan gagasan pemakainya secara tepat dan dapat dipahami secara tepat pula, karena apa yang difikirkan dan dirasakan oleh pembaca dapat diterima dan dipahami oleh pendengar. Sebuah kalimat dikatakan efektif apabila mencapai sasaran dengan baik sebagai sarana komunikasi. Ciri Kalimat Efektif 1. Kesepadanan Kesepadanan adalah keseimbangan antara pikiran (gagasan) dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indah11108009.wordpress.com&amp;blog=7920054&amp;post=133&amp;subd=indah11108009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kalimat efektif</strong> adalah kalimat yang dapat mengungkapkan gagasan pemakainya secara tepat dan dapat dipahami secara tepat pula, karena apa yang difikirkan dan dirasakan oleh pembaca dapat diterima dan dipahami oleh pendengar. Sebuah kalimat dikatakan efektif apabila mencapai sasaran dengan baik sebagai sarana komunikasi.</p>
<p><strong>Ciri Kalimat Efektif </strong></p>
<p><strong>1. Kesepadanan</strong></p>
<p>Kesepadanan adalah keseimbangan antara pikiran (gagasan) dan struktur bahasa yang dipakai. Menurut Putrayasa (2007: 54) kesepadanan bisa dibentuk jika ada keselarasan antara subjek-predikat, predikat-objek, dan predikat-keterangan. Sehingga kesatuan gagasan yang akan disampaikan dapat ditangkap dengan baik oleh pembaca atau pendengar.</p>
<p>Kesepadanan sebuah kalimat ditandai oleh beberapa hal, yaitu:</p>
<p>1. Memiliki subjek yang jelas (kata depan di, dari, dalam, kepada daripada, sebagai, mengenai, dan menurut tidak boleh mengawali subjek, kecuali seluruh kata depan tersebut berfungsi sebagai keterangan.</p>
<p>Contoh:.</p>
<p>- <strong>Kepada para mahasiswa</strong> diharapkan mendaftarkan diri di sekretariat.</p>
<p>Kalimat- di atas subjeknya kurang jelas karena diantar oleh kata depan. Oleh karena itu, kata depan harus dihilangkan sehingga menjadi:</p>
<p><strong>Para</strong><strong> mahasiswa</strong> diharapkan mendaftarkan diri di sekretariat.</p>
<p>2. Memiliki Predikat yang jelas (Predikat kalimat tidak didahului kata Yang)</p>
<p>- Rumah kami<strong> yang</strong> terletak di kampung Neglasari RT 01/01.</p>
<p>- Rumah kami terletak di kampung Neglasari RT 01/01.</p>
<p>3. Tidak boleh ada subjek ganda pada sebuah kalimat.</p>
<p>- <strong>Soal itu saya </strong>kurang jelas.</p>
<p>- <strong>Pekerjaan itu saya </strong>kurang cocok.</p>
<p>Pembenaran :</p>
<p>- Soal itu bagi saya kurang jelas.</p>
<p>- Pekerjaan itu bagi saya kurang cocok.</p>
<p>4. Kata penghubung intrakalimat tidak boleh digunakan dalam awal kalimat tunggal.</p>
<p>- Tidak semua data ditampilkan. <span style="text-decoration:underline;">Karena</span> lokasi penelitian sangat sulit dijangkau.</p>
<p>- Tidak semua data ditampilkan, karena lokasi penelitian sangat sulit dijangkau.</p>
<p><strong>2. </strong><strong>Kesamaan</strong></p>
<p>Kesamaan bentuk kata yang digunakan dalam kalimat itu. Artinya, bila dalam suatu kalimat menggunakan bentuk nomina berarti seterusnya menggunakan nomina. Apabila bentuk pertama menggunakan verba, bentuk kedua juga menggunakan verba.</p>
<p>Contoh:</p>
<p>- harga minyak <strong>dibekukan</strong> atau<strong> kenaikan</strong> secara luwes</p>
<p>Kalimat di atas tidak memiliki kesejajaran karena terbentuk dari bentuk kata yang berbeda, yaitu dibekukan dan kenaikan. Oleh karena itu, kalimat ini harus disejajarkan bentuknya, menjadi:</p>
<p>- harga minyak <strong>dibekukan</strong> atau <strong>dinaikan</strong> secara luwes</p>
<p><strong>3. Kehematan</strong></p>
<p>Kehematan dalam kalimat efektif adalah hemat mempergunakan kata, frasa, atau bentuk lain yang dianggap tidak perlu (Arifin dan Tasai 2006:106). Akan tetapi, bukan berarti menghilangkan kata atau frasa yang dapat memperjelas kalimat.</p>
<p>Menurut Arifin dan Tasai (2006:106) kalimat hemat memiliki beberapa kriteria, yaitu</p>
<p>1. Penghematan dapat dilakukan dengan cara menghilangkan pengulangan subjek.</p>
<p>Contoh</p>
<p>- Karena <strong>ia</strong> tidak diundang<strong> ia</strong> tidak datang ke tempat itu.</p>
<p>- <strong>Hadirin</strong> serentak berdiri setelah <strong>mereka</strong> mengetahui presiden datang.</p>
<p>Perbaikannya</p>
<p>- Karena tidak diundang, ia tidak datang ke tempat itu.</p>
<p>- Hadirin serentak berdiri setelah mengetahui bahwa presiden datang.</p>
<p>2. Penghematan dapat dilakukan dengan menghindarkan pemakaian superordinat pada hiponim kata.</p>
<p>Contoh:</p>
<p>- Ia memakai baju <strong>warna merah</strong>.</p>
<p>- Di mana engkau menangkap <strong>burung pipit </strong>itu?</p>
<p>Perubahannya :</p>
<p>- Ia memakai baju merah</p>
<p>- Di mana engkau menangkap pipit itu?</p>
<p>3. Penghematan dengan cara menghindarkan kesinoniman dalam satu kalimat.</p>
<p>Contoh:</p>
<p>- Dia <strong>hanya</strong> membawa badannya <strong>saja</strong>.</p>
<p>- <strong>Sejak dari</strong> pagi dia bermenung.</p>
<p>Perbaikannya:</p>
<p>- Dia hanya membawa badannya.</p>
<p>- Sejak pagi dia bermenung.</p>
<p>4. Penghematan dapat dilakukan dengan cara tidak menjamakkan kata-kata yang berbentuk jamak, misalnya:</p>
<p>- Para <strong>tamu-tamu</strong></p>
<p>- Beberapa <strong>orang-orang</strong></p>
<p>Perbaikannya:</p>
<p>- Para <strong>tamu</strong></p>
<p>- Beberapa <strong>orang</strong></p>
<p><strong>4. Kecermatan</strong></p>
<p>Kecermatan adalah kalimat yang tidak menimbulkan penafsiran ganda dan tepat dalam pilihan kata (Arifin dan Tasai, 2006:105).</p>
<p>Contoh :</p>
<p>a. <strong>mahasiswa perguruan tinggi</strong> yang terkenal itu menerima hadiah.</p>
<p>b. Dia menerima uang sebanyak dua puluh lima ribuan.</p>
<p>Kalimat a) memiliki makna ganda, yaitu siapa yang terkenal, mahasiswa atau perguruan tinggi.</p>
<p>Kalimat b) memiliki makna ganda, yaitu berapa jumlah uang, seratus ribu rupiah atau dua puluh lima ribu rupiah.</p>
<p>Perhatikan kalimat berikut</p>
<p>Yang diceritakan menceritakan tentang putra-putri raja, para lulubalang, dan para mentri.</p>
<p>Kalimat ini salah pilihan katanya karena dua kata yang bertentangan, yaitu diceritakan dan menceritakan. Kalimat itu dapat diubah menjadi</p>
<p>Yang diceritakan ialah putra-putri raja, para lulubalang, dan para menteri.</p>
<p><strong>5. Kepaduan</strong></p>
<p>Kepadua adalah kepaduan pernyataan dalam kalimat itu sehingga maksud atau informasi yang disampaikan tidak terpecah-pecah (sistematis) (Arifin dan Tasai, 2006:106). Kepaduan dalam kalimat ditandai dengan hal sebagai berikut.</p>
<p>1. Kalimat padu mempergunakan pola aspek + agen + verbal secara tertib dalam kalimat-kalimat yang berpredikat pasif persona.</p>
<p>- Surat itu <strong>saya sudah</strong> baca.</p>
<p>- Saran yang dikemukakannya <strong>kami akan</strong> pertimbangkan.</p>
<p>Perbaikannya</p>
<p>- Surat itu sudah saya baca.</p>
<p>- Saran yang dikemukakannya <strong>akan kami</strong> pertimbangkan.</p>
<p>2. Tidak menyisipkan kata diantara predikat dan objek</p>
<p>- Mereka membicarakan <strong>daripada</strong> kehendak rakyat.</p>
<p>- Pemerintah menaikkan<strong> bagi</strong> harga BBM sebesar 20%.</p>
<p>Perbaikannya</p>
<p>- Mereka membicarakan kehendak rakyat.</p>
<p>- Pemerintah menaikkan harga BBM sebesar 20%.</p>
<p><strong>6. Kelogisan</strong></p>
<p>Menurut Arifin dan Tasai, ( 2006:106), yang dimaksud dengan kelogisan ialah bahwa ide kalimat itu dapat diterima oleh akal dan penulisannya sesuai dengan ejaan yang berlaku.</p>
<p>Perhatikan kalimat di bawah ini.</p>
<p>- <strong>Waktu dan tempat</strong> kami persilakan.</p>
<p>- <strong>Untuk mempersingkat</strong> waktu, kita teruskan acara ini.</p>
<p>Perbaikannya :</p>
<p>- <strong>Bapak kepala sekolah</strong> kami persilakan.</p>
<p>- <strong>Untuk menghemat</strong> waktu, kita teruskan acara ini.</p>
<p>Refrensi :</p>
<p>http://namakuaku.wordpress.com</p>
<p>http://google.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/indah11108009.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/indah11108009.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/indah11108009.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/indah11108009.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/indah11108009.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/indah11108009.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/indah11108009.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/indah11108009.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/indah11108009.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/indah11108009.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/indah11108009.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/indah11108009.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/indah11108009.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/indah11108009.wordpress.com/133/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indah11108009.wordpress.com&amp;blog=7920054&amp;post=133&amp;subd=indah11108009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indah11108009.wordpress.com/2010/11/07/kalimat-efektif-kalimat-yang-baik-dan-benar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d697e4bc0a68911ce72605ce19fb0830?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">indah11108009</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Interaksi Manusia dan Komputer</title>
		<link>http://indah11108009.wordpress.com/2010/11/03/interaksi-manusia-dan-komputer/</link>
		<comments>http://indah11108009.wordpress.com/2010/11/03/interaksi-manusia-dan-komputer/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Nov 2010 00:44:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indah11108009</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indah11108009.wordpress.com/?p=129</guid>
		<description><![CDATA[Pada Interaksi Manusia dan Komputer atau HCI (Human Computer Interaction) ini cakupan atau fokus perhatiannya lebih luas, tidak hanya berfokus pada rancangan antarmuka saja, tetapi juga memperhatikan semua aspek yang berhubungan dengan interaksi antara manusia dan komputer. HCI ini kemudian berkembang sebagai disiplin ilmu tersendiri (yang merupakan bidang ilmu interdisipliner) yang membahas hubungan tirnbal balik [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indah11108009.wordpress.com&amp;blog=7920054&amp;post=129&amp;subd=indah11108009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada <strong>Interaksi Manusia dan Komputer</strong> atau <strong>HCI</strong> (Human Computer Interaction) ini cakupan atau fokus perhatiannya lebih luas, tidak hanya berfokus pada rancangan antarmuka saja, tetapi juga memperhatikan semua aspek yang berhubungan dengan interaksi antara manusia dan komputer. HCI ini kemudian berkembang sebagai disiplin ilmu tersendiri (yang merupakan bidang ilmu interdisipliner) yang membahas hubungan tirnbal balik antara manusia-komputer beserta efek-efek yang terjadi diantaranya adalah disiplin ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dan komputer yang meliputi perancangan, evaluasi, dan implementasi antarmuka pengguna computer agar mudah digunakan oleh manusia.</p>
<p><strong>Interaksi</strong> adalah komunikasi antara user dengan komputer, dapat secara langsung maupun tidak langsung. <strong>Komputer</strong> adalah teknologi dari desktop sampai sistem komputer besar, system pengontrolan proses atau sistem embedded.</p>
<p>Sedangkan Interaksi Manusia dan Komputer itu sendiri adalah serangkaian proses, dialog dan kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk berinteraksi dengan komputer yang keduanya saling memberikan masukan dan umpan balik melalui sebuah antarmuka (interface) untuk memperoleh hasil akhir yang diharapkan. Tujuannya adalah untuk menghasilkan sistem yang bermanfaat (usable) dan aman (safe), artinya sistem tersebut dapat berfungsi dengan baik.</p>
<p>Beberapa aspek yang menjadi focus dalam perancangan sebuah antarmuka ialah :</p>
<ol>
<li>Metodologi dan proses      yang digunakan dalam perancangan sebuah antarmuka</li>
<li>Metode implementasi      antarmuka</li>
<li>Metode evaluasi dan      perbandingan antarmuka</li>
<li>Pengembangan      anatrmuka baru</li>
<li>Mengembangkan sebuah      deskripsi dan prediksi atau teori dari sebuah antarmuka baru</li>
</ol>
<p>IMK merupakan subyek multi disiplin yang melibatkan berbagai bidang ilmu. Yang terkait dengan IMK :</p>
<ul>
<li>Psikologi dan ilmu yang kognitif memberikan dasar pengetahuan mengenai presepsi user, kognitif, kemampuan memecah masalah.</li>
<li>Ergonomi yang memberikan dasar pengetahuan mengenai kemampuan atau karakteristik user.</li>
<li>Sosiologi yang membantu pemahaman mengenai konsep interaksi secara luas.</li>
<li>Ilmu computer dan teknik rekayasa untuk membangun teknologi yang dibutuhkan.</li>
<li>Bisnis yang memberikan pengetahuan agar mampu memesarkan hasil.</li>
<li>Desain grafis agar mampu untuk menghasilkan presentasi yang efektif mengenai interface.</li>
<li>Dan lain-lain.</li>
</ul>
<p>Refrensi :</p>
<p><a href="http://wikipedia.com/">http://wikipedia.com</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/indah11108009.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/indah11108009.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/indah11108009.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/indah11108009.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/indah11108009.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/indah11108009.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/indah11108009.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/indah11108009.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/indah11108009.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/indah11108009.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/indah11108009.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/indah11108009.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/indah11108009.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/indah11108009.wordpress.com/129/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indah11108009.wordpress.com&amp;blog=7920054&amp;post=129&amp;subd=indah11108009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indah11108009.wordpress.com/2010/11/03/interaksi-manusia-dan-komputer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d697e4bc0a68911ce72605ce19fb0830?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">indah11108009</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>BATIK</title>
		<link>http://indah11108009.wordpress.com/2010/11/03/batik/</link>
		<comments>http://indah11108009.wordpress.com/2010/11/03/batik/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Nov 2010 00:39:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indah11108009</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indah11108009.wordpress.com/?p=124</guid>
		<description><![CDATA[Batik adalah salah satu cara pembuatan bahan pakaian. Batik Indonesia, sebagai keseluruhan teknik, teknologi, serta pengembangan motif dan budaya yang terkait, oleh UNESCO telah ditetapkan sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) sejak 2 Oktober 2009. Etimologi Kata &#8220;batik&#8221; berasal dari gabungan dua kata bahasa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indah11108009.wordpress.com&amp;blog=7920054&amp;post=124&amp;subd=indah11108009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Batik</strong> adalah salah satu cara pembuatan bahan pakaian.</p>
<p>Batik Indonesia, sebagai keseluruhan <a title="Teknik" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Teknik">teknik</a>, <a title="Teknologi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Teknologi">teknologi</a>, serta pengembangan <a title="Motif" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Motif">motif</a> dan budaya yang terkait, oleh <a title="UNESCO" href="http://id.wikipedia.org/wiki/UNESCO">UNESCO</a> telah ditetapkan sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (<a title="Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Masterpieces_of_the_Oral_and_Intangible_Heritage_of_Humanity&amp;action=edit&amp;redlink=1">Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity</a>) sejak 2 Oktober 2009.</p>
<p><strong>Etimologi</strong></p>
<p>Kata &#8220;batik&#8221; berasal dari gabungan dua kata <a title="Bahasa Jawa" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Jawa">bahasa Jawa</a>: &#8220;amba&#8221;, yang bermakna &#8220;menulis&#8221; dan &#8220;titik&#8221; yang bermakna &#8220;titik&#8221;.</p>
<p><strong>Budaya Batik</strong></p>
<p>Batik adalah kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi dan telah menjadi bagian dari budaya Indonesia (khususnya Jawa) sejak lama. Perempuan-perempuan Jawa di masa lampau menjadikan keterampilan mereka dalam membatik sebagai mata pencaharian, sehingga di masa lalu pekerjaan membatik adalah pekerjaan eksklusif perempuan sampai ditemukannya &#8220;Batik Cap&#8221; yang memungkinkan masuknya laki-laki ke dalam bidang ini. Ada beberapa pengecualian bagi fenomena ini, yaitu batik pesisir yang memiliki garis maskulin seperti yang bisa dilihat pada corak &#8220;Mega Mendung&#8221;, dimana di beberapa daerah pesisir pekerjaan membatik adalah lazim bagi kaum lelaki.</p>
<p>Tradisi membatik pada mulanya merupakan tradisi yang turun temurun, sehingga kadang kala suatu motif dapat dikenali berasal dari batik keluarga tertentu. Beberapa motif batik dapat menunjukkan status seseorang. Bahkan sampai saat ini, beberapa motif batik tadisional hanya dipakai oleh keluarga <a title="Keraton" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Keraton">keraton</a> <a title="Yogyakarta" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Yogyakarta">Yogyakarta</a> dan <a title="Surakarta" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Surakarta">Surakarta</a>.</p>
<p><strong>Baju Batik di Indonesia</strong></p>
<p>Pada awalnya baju batik kerap dikenakan pada acara acara resmi untuk menggantikan jas. Tetapi dalam perkembangannya apda masa <a title="Orde Baru" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Orde_Baru">Orde Baru</a> baju batik juga dipakai sebagai pakaian resmi siswa sekolah dan pegawai negeri (batik <a title="Korpri" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Korpri">Korpri</a>) yang menggunakan seragam batik pada hari Jumat. Perkembangan selanjutnya batik mulai bergeser menjadi pakaian sehari-hari terutama digunakan oleh kaum wanita. Pegawai swasta biasanya memakai batik pada hari kamis atau jumat.</p>
<p>Menurut asal pembuatannya batik jawa adalah sebuah warisan kesenian budaya orang Indonesia, khususnya daerah Jawa yang dikuasai orang Jawa dari turun temurun. Batik Jawa mempunya motif-motif yang berbeda-beda. Perbedaan motif ini biasa terjadi dikarnakan motif-motif itu mempunyai makna, maksudnya bukan hanya sebuah gambar akan tetapi mengandung makna yang mereka dapat dari leluhur mereka, yaitu penganut agama animisme, dinamisme atau Hindu dan Buddha. Batik jawa banyak berkembang di daerah Solo atau yang biasa disebut dengan batik Solo.</p>
<p><strong>Cara Pembuatan Batik</strong></p>
<p>Semula batik dibuat di atas bahan dengan warna putih yang terbuat dari <a title="Kapas" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kapas">kapas</a> yang dinamakan <a title="Kain mori" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kain_mori">kain mori</a>. Dewasa ini batik juga dibuat di atas bahan lain seperti <a title="Sutera" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sutera">sutera</a>, <a title="Poliester" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Poliester">poliester</a>, <a title="Rayon" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rayon">rayon</a> dan bahan sintetis lainnya. <a title="Motif" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Motif">Motif</a> batik dibentuk dengan cairan <a title="Lilin" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lilin">lilin</a> dengan menggunakan alat yang dinamakan <a title="Canting" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Canting">canting</a> untuk motif halus, atau kuas untuk motif berukuran besar, sehingga cairan lilin meresap ke dalam serat kain. Kain yang telah dilukis dengan lilin kemudian dicelup dengan <a title="Warna" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Warna">warna</a> yang diinginkan, biasanya dimulai dari warna-warna muda. Pencelupan kemudian dilakukan untuk motif lain dengan warna lebih tua atau gelap. Setelah beberapa kali proses pewarnaan, kain yang telah dibatik dicelupkan ke dalam bahan kimia untuk melarutkan lilin.</p>
<p><strong>Teknik Batik</strong></p>
<ul>
<li><strong>Batik      tulis</strong> adalah kain yang dihias dengan teksture dan corak      batik menggunakan membutuhkan waktu kurang lebih 2-3 hari.</li>
<li><a title="Batik saring (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Batik_saring&amp;action=edit&amp;redlink=1">batik saring</a>,</li>
<li><a title="Batik celup (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Batik_celup&amp;action=edit&amp;redlink=1">batik celup</a>,</li>
</ul>
<ul>
<li><a title="Batik terap (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Batik_terap&amp;action=edit&amp;redlink=1">batik terap</a>.tangan.      Pembuatan batik jenis ini memakan waktu kurang lebih 2-3 bulan.</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Batik cap</strong> adalah kain yang dihias dengan teksture dan corak batik yang dibentuk dengan cap ( biasanya terbuat dari <a title="Tembaga" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tembaga">tembaga</a>).</li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<p>Refrensi :</p>
<p><a href="http://www.wikipedia.com/">http://www.wikipedia.com</a></p>
<p><a href="http://google.com/">http://google.com</a></p>
<p><a href="http://www.unesco.org/culture">http://www.unesco.org/culture</a></p>
<p><a href="http://pesonabatik.site40.net/Sejarah_Batik.html">http://pesonabatik.site40.net/Sejarah_Batik.html</a></p>
<p><a href="http://www.bernama.com/bernama/v3/bm/news.php?id=308030">http://www.bernama.com</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/indah11108009.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/indah11108009.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/indah11108009.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/indah11108009.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/indah11108009.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/indah11108009.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/indah11108009.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/indah11108009.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/indah11108009.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/indah11108009.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/indah11108009.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/indah11108009.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/indah11108009.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/indah11108009.wordpress.com/124/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indah11108009.wordpress.com&amp;blog=7920054&amp;post=124&amp;subd=indah11108009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indah11108009.wordpress.com/2010/11/03/batik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d697e4bc0a68911ce72605ce19fb0830?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">indah11108009</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kepemimpinan</title>
		<link>http://indah11108009.wordpress.com/2010/04/15/kepemimpinan/</link>
		<comments>http://indah11108009.wordpress.com/2010/04/15/kepemimpinan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Apr 2010 13:23:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indah11108009</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indah11108009.wordpress.com/?p=119</guid>
		<description><![CDATA[Kepemimpinan meliputi proses mempengaruhi dalam menentukan tujuan organisasi, memotivasi perilaku pengikut untuk mencapai tujuan, mempengaruhi untuk memperbaiki kelompok dan budayanya. Kepemimpinan mempunyai kaitan yang erat dengan motivasi. Hal tersebut dapat dilihat dari keberhasilan seorang pemimpin dalam menggerakkan orang lain dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan sangat tergantung kepada kewibawaan, dan juga pimpinan itu dalam menciptakan motivasi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indah11108009.wordpress.com&amp;blog=7920054&amp;post=119&amp;subd=indah11108009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kepemimpinan</strong> meliputi proses mempengaruhi dalam menentukan tujuan organisasi, memotivasi perilaku pengikut untuk mencapai tujuan, mempengaruhi untuk memperbaiki kelompok dan budayanya. Kepemimpinan mempunyai kaitan yang erat dengan <a title="Motivasi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Motivasi">motivasi</a>.</p>
<p>Hal tersebut dapat dilihat dari keberhasilan seorang pemimpin dalam menggerakkan orang lain dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan sangat tergantung kepada kewibawaan, dan juga pimpinan itu dalam menciptakan motivasi dalam diri setiap orang bawahan, <a title="Kolega (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kolega&amp;action=edit&amp;redlink=1">kolega</a>, maupun atasan pimpinan itu sendiri.</p>
<h2>Gaya kepemimpinan</h2>
<ol>
<li><a title="Otokratis (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Otokratis&amp;action=edit&amp;redlink=1">Otokratis</a>. Kepemimpinan seperti ini menggunakan metode pendekatan kekuasaan dalam mencapai keputusan dan pengembangan strukturnya. Jadi kekuasaanlah yang sangat dominan diterapkan.</li>
<li><a title="Demokrasi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Demokrasi">Demokrasi</a>. Gaya ini ditandai adanya suatu struktur yang pengembangannya menggunakan pendekatan pengambilan keputusan yang kooperatif. Di bawah kepemimpinan demokratis cenderung bermoral tinggi dapat bekerjasama, mengutamakan mutu kerja dan dapat mengarahkan diri sendiri.</li>
<li><a title="Simbolik (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Simbolik&amp;action=edit&amp;redlink=1">Simbolik</a>. Gaya kepemimpinan simbolik biasanya mempunyai ciri bawahan mempunyai kebebasan untuk mengambil keputusan, pemimpin hanya memberi pendapat kalau diminta dan tidak ada usaha untuk memuji atau mengkritik bawahan.</li>
<li><a title="Kharismatis (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kharismatis&amp;action=edit&amp;redlink=1">Kharismatis</a>. Gaya kepemimpinan kharismatis mempunyai ciri seorang pemimpin mempunyai visi yang kuat, bertanggung jawab secara pribadi atas tindakannya serta mempunyai arah, sasaran, keuletan dan kepercayaann kepada bawahannya.</li>
<li>Gaya kepemimpinan kendali bebas. Pemimpin memberikan kekuasan penuh terhadap bawahan, struktur organisasi bersifat longgar dan pemimpin bersifat pasif.</li>
</ol>
<p>Refrensi :</p>
<p>www.wikipedia.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/indah11108009.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/indah11108009.wordpress.com/119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/indah11108009.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/indah11108009.wordpress.com/119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/indah11108009.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/indah11108009.wordpress.com/119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/indah11108009.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/indah11108009.wordpress.com/119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/indah11108009.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/indah11108009.wordpress.com/119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/indah11108009.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/indah11108009.wordpress.com/119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/indah11108009.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/indah11108009.wordpress.com/119/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indah11108009.wordpress.com&amp;blog=7920054&amp;post=119&amp;subd=indah11108009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indah11108009.wordpress.com/2010/04/15/kepemimpinan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d697e4bc0a68911ce72605ce19fb0830?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">indah11108009</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perilaku Organisasi</title>
		<link>http://indah11108009.wordpress.com/2010/04/15/perilaku-organisasi/</link>
		<comments>http://indah11108009.wordpress.com/2010/04/15/perilaku-organisasi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Apr 2010 13:02:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indah11108009</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indah11108009.wordpress.com/?p=115</guid>
		<description><![CDATA[Perilaku organisasi merupakan ilmu tentang perilaku tiap individu dan kelompok serta pengaruh tiap individu dan kelompok terhadap organisasi, maupun perilaku interaksi antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, dan kelompok dengan kelompok dalam organisasi demi kemanfaatan suatu organisasi. Perilaku organisasi juga dikenal sebagai Studi tentang organisasi. Studi ini adalah sebuah bidang telaah akademik khusus yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indah11108009.wordpress.com&amp;blog=7920054&amp;post=115&amp;subd=indah11108009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Perilaku organisasi merupakan ilmu tentang perilaku tiap individu dan kelompok serta pengaruh tiap individu dan kelompok terhadap organisasi, maupun perilaku interaksi antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, dan kelompok dengan kelompok dalam organisasi demi kemanfaatan suatu organisasi.</p>
<p>Perilaku organisasi juga dikenal sebagai Studi tentang organisasi. Studi ini adalah sebuah bidang telaah akademik khusus yang mempelajari organisasi, dengan memanfaatkan metode-metode dari ekonomi, sosiologi, ilmu politik, antropologi dan psikologi.</p>
<p><strong>Perilaki Organisasi</strong> adalah suatu disiplin ilmu yang mempelajari bagaimana seharusnya perilaku tingkat individu, tingkat kelompok, serta dampaknya terhadap kinerja (baik kinerja individual, kelompok, maupun organisasi).</p>
<p>Disiplin-disiplin lain yang terkait dengan studi ini adalah studi tentang sumber daya manusia dan psikologi industri.</p>
<p>Seperti halnya ilmu sosial, perilaku organisasi berusaha untuk mengontrol, memprediksikan, dan menjelaskan. Namun ada sejumlah kontroversi mengenai dampak etis dari pemusatan perhatian terhadap perilaku pekerja.</p>
<p>Karena itu, ilmu ini (dan studi yang berdekatan dengannya, yaitu psikologi industri) kadang-kadang dituduh telah menjadi alat ilmiah bagi pihak yang berkuasa. Terlepas dari tuduhan-tuduhan itu, ilmu ini dapat memainkan peranan penting dalam perkembangan organisasi dan keberhasilan kerja.</p>
<p>Ada tiga tingkatan analisis pada perilaku organisasi, yaitu :</p>
<ul>
<li>Individu</li>
<li>Kelompok</li>
<li>Organisasi</li>
</ul>
<p>Adapun empat unsur utama perilaku organisasi antara lain :</p>
<ul>
<li>Pandangan psikologi</li>
<li>Pandangan ekonomi</li>
<li>Pandangan bahwa individu dipengaruhi aturan org. dan pemimpinnya</li>
<li>Pandangan tentang penekanan kepada tuntutan manajer untuk mencapai tujuan organisasi.</li>
</ul>
<p>Perilaku organisasi dalam beberapa jenis pendekatan manajemen :</p>
<p><strong>Manajemen tradisional</strong></p>
<ul>
<li>Tiap individu memiliki perilaku tertentu dalam tiap proses perencanaan, organisasi, penggerakan dan pengawasan.</li>
<li>Tiap kelompok/unit kerja memiliki karakteristik tertentu dalam berinteraksi di dalam maupun antar kelompok/unit kerja.</li>
</ul>
<p><strong>Manajemen berdasarkan sasaran :</strong></p>
<ul>
<li>Tiap individu atau keompok memupunyai interest tertentu dalam menentukan sasaran kerja tiap unit dan bahkan penentuan sasaran organisasi.</li>
</ul>
<p><strong>Manajemen stratejik :</strong></p>
<ul>
<li>Tiap individu atau kelompok memiliki pandangan yang berbeda dalam menganalisa lingkungan, penentuan visi dan misi, perumusan strategi, implementasi strategi maupun pengendalian strategi.</li>
</ul>
<p><strong>Manajemen mutu terpadu :</strong></p>
<ul>
<li>Tiap individu atau kelompok memiliki tolok ukur mutu yang berbeda dan memiliki komitmen mutu yang berbeda pula..</li>
</ul>
<p>Manfaat ilmu perilaku organisasi bagi pimpinan dan anggota organisasi antara lain :</p>
<ul>
<li>Menentukan kebijaksanaan</li>
<li>Membuat aturan</li>
<li>Memecahkan masalah, dan lain sebagainya.</li>
</ul>
<p>Perilaku organisasi saat ini merupakan bidang studi yang berkembang. Jurusan studi organisasi pada umumnya ditempatkan dalam sekolah-sekolah bisnis, meskipun banyak universitas yang juga mempunyai program psikologi industri dan ekonomi industri pula.</p>
<p>Bidang ini sangat berpengaruh dalam dunia bisnis dengan para praktisi seperti Peter Drucker dan Peter Senge yang mengubah penelitian akademik menjadi praktik bisnis.</p>
<p>Perilaku organisasi menjadi semakin penting dalam ekonomi global ketika orang dengan berbagai latar belakang dan nilai budaya harus bekerja bersama-sama secara efektif dan efisien. Namun bidang ini juga semakin dikritik sebagai suatu bidang studi karena asumsi-asumsinya yang etnosentris dan pro-kapitalis.</p>
<p>Refrensi :</p>
<p>www.wikipedia.com</p>
<p>www.google.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/indah11108009.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/indah11108009.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/indah11108009.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/indah11108009.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/indah11108009.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/indah11108009.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/indah11108009.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/indah11108009.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/indah11108009.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/indah11108009.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/indah11108009.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/indah11108009.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/indah11108009.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/indah11108009.wordpress.com/115/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indah11108009.wordpress.com&amp;blog=7920054&amp;post=115&amp;subd=indah11108009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indah11108009.wordpress.com/2010/04/15/perilaku-organisasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d697e4bc0a68911ce72605ce19fb0830?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">indah11108009</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Teori Motivasi</title>
		<link>http://indah11108009.wordpress.com/2010/04/15/teori-motivasi/</link>
		<comments>http://indah11108009.wordpress.com/2010/04/15/teori-motivasi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Apr 2010 12:35:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indah11108009</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indah11108009.wordpress.com/?p=111</guid>
		<description><![CDATA[Motivasi adalah keadaan dalam pribadi seseorang yang mendorong keinginan individu untuk melakukan kegiatan-kegiatan tertentu guna mencapai suatu tujuan. Motivasi bukanlah sesuatu yang dapat diamati, tetapi merupakan hal yang dapat disimpulkan adanya karena sesuatu perilaku yang tampak. Motivasi merupakan masalah yang kompleks dalam organisasi karena kebutuhan dan keinginan setiap anggota organisasi adalah berbeda-beda. Dan berkembang atas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indah11108009.wordpress.com&amp;blog=7920054&amp;post=111&amp;subd=indah11108009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Motivasi adalah keadaan dalam pribadi seseorang yang mendorong keinginan individu untuk melakukan kegiatan-kegiatan tertentu guna mencapai suatu tujuan. Motivasi bukanlah sesuatu yang dapat diamati, tetapi merupakan hal yang dapat disimpulkan adanya karena sesuatu perilaku yang tampak.<br />
Motivasi merupakan masalah yang kompleks dalam organisasi karena kebutuhan dan keinginan setiap anggota organisasi adalah berbeda-beda. Dan berkembang atas dasar proses belajar yang berbeda pula.<br />
Motivasi dapat ditimbulkan baik oleh faktor internal maupun eksternal tergantung darimana suatu kegiatan dimulai.<br />
Kebutuhan dan keinginan yang ada dalam diri seseorang akan menimbulkan motivasi internal. Begitu juga dalam suatu organisasi, setiap individu akan mempunyai kebutuhan dan keinginan yang berbeda dan unik. Penggolongan motivasi internal yang dapat diterima secara umum belum mendapat kesepakatan para ahli, namun demikian para psikolog menyetujui bahwa motivasi internal dapat dikelompokan menjadi 2 kelompok, yaitu :<br />
a. motivasi fisiologis, yang merupakan motivasi alamiah (biologis) seperti lapar, haus, seks.<br />
b. motivasi psikhologis yang dapat dikelompokan dalam 3 kategori dasar, yaitu :<br />
- motivasi kasih sayang (affectional motivation) yaitu motivasi untuk menciptakan dan memelihara kehangatan keharmonisan, dll.<br />
- motivasi mempertahankan diri (ego-defensive motivation) yaitu motivasi untuk melindungi kepribadian dan mendapatkan kebanggaan diri.<br />
- motivasi memperkuat diri (ego-bolstering motivation) yaitu motivasi untuk mengembangkan kepribadian, berprestasi dll.<br />
Teori motivasi eksternal menjelaskan kekuatan-kekeuatan yang ada di dalam individu yang di pengaruhi faktor-faktor intern. Untuk itu,teori motivasi eksternal tidak mengabaikan teori motivasi internal, tetapi justru mengembangkannnya. Teori motivasi eksternal ada yang positif dan ada pula yang negatif. Dalam hal ini ada beberapa teori yang menjelaskan teori motivasi eksternal, yaitu :<br />
a. Teori X dan Teori Y Mc Gregor<br />
 Anggapan-anggapan yang mendasari teori X :<br />
• Rata-rata para pekerja itu malas, tidak suka bekerja dan akan menghindarinya bila dapat.<br />
• Karena pada dasarnya pekerja tidak suka bekerja, maka harus dipaksa, dikendalikan, dipelakukan dengan hukuman, dan diarahkan untuk pencapaian tujuan organisasi.<br />
• Rata-rata para pekerja lebih senang dibimbing, berusaha menghindari tanggung-jawab, mempunyai ambisi yang kecil, keamanan drinya di atas segala-galanya.<br />
 Anggapan-anggapan yang mendasari teori Y :<br />
• Usaha phisik dan mental yang dilakukan manusia dalam bekerja adalah kodrat manusia, sama halnya dengan bermain atau beristirahat.<br />
• Rata-rata manusia bersedia belajar, dalam kondisi yang layak, tidak hanya menerima tetapi mencari tanggung-jawab.<br />
• Ada kemampuan yang besar dalam kecerdikan, kreativitas dan daya imajinasi untuk memecahkan masalah-masalah organisasi yang secara luas tersebar pada seluruh karyawan.<br />
• Pengendalian ekstern dan hukuman bukan satu-satunya cara untuk mengarahkan usaha pencapaian tujuan organiasasi.<br />
• Keterikatan pada tujuan organisasi adalah fungsi penghargaan yang diterima karena prestasinya dalam pencapaian tujuan itu.<br />
• Organisasi seharusnya memberikan kemungkinan orang untuk mewujudkan potensinya, dan tidak hanya digunakan sebagian.</p>
<p>b. Teori Hirarki Kebutuhan Maslow<br />
Menurut Maslow ada 5 kebutuhan dasar manusia yang membentuk hirarki kebutuhan, yaitu :<br />
a. Kebutuhan Fisiologis<br />
b. Kebutuhan Keamanan<br />
c. Kebutuhan Sosial<br />
d. Kebutuhan Penghargaan<br />
e. Kebutuhan Aktualisasi Diri</p>
<p>c. Teori Motivasi Berprestasi Mc Clelland<br />
Menurut Mc Clelland, seseorang dianggap mempunyai motivasi prestasi yang tinggi, apabila dia mempunyai keinginan untuk berprestasi lebih baik dari pada yang lain dalam banyak situasi.<br />
Mc Clelland memusatkan perhatiannya pada tiga kebutuhan manusia yaitu :<br />
1. Kebutuhan Prestasi<br />
2. Kebutuhan Afiliasi<br />
3. Kebutuhan Kekuasaan</p>
<p>d. Teori Motivasi Dua faktor Herzberg<br />
Menurut Herzberg ada dua faktor yang mempengaruhi motivasi kerja seseorang dalam organisasi, yaitu :<br />
• pemuas kerja (job satisfier) yang berkaitan dengan isi pekerjaan.<br />
• penyebab ketidakpuasan kerja (job dissafisfiers) yang bersangkutan dengan suasana pekerjaan Satisfiers disebar motivators.<br />
• dissatifiers disebut faktor-faktor yang higienis.<br />
Teori motivasi dua faktor dikemukakan oleh oleh seorang psikolog bernama Herzberg. Dinamakan teori dua faktor karena memang Herzberg mengemukakan perlunya memperhatikan dua faktor sebagai bentuk motivasi yang akan diberikan kepada seseorang individu. Faktor-faktor tersebut yaitu faktor yang menyebabkan ketidakpuasan (hygiene/maintenance) dan faktor-faktor penyebab kepuasan (motivator). Menurut Marwansyah dan Mukaram (2000:157), Faktor hygiene tidak berhubungan langsung dengan kepuasan kerja, tetapi faktor hygiene berhubungan langsung dengan timbulnya ketidakpuasan kerja (dissatiesfier). Oleh karena itu, faktor-faktor hygiene tidak dapat digunakan sebagai alat motivasi, tetapi merupakan alat untuk menciptakan kondisi yang mencegah timbulnya ketidakpuasan.</p>
<p>Sedangkan faktor motivator adalah faktor-faktor yang terutama berhubungan langsung dengan isi pekerjaan (job content) atau faktor-faktor intrinsik. Motivator akan mendorong terciptanya kepuasan kerja, tetapi tidak terkait langsung dengan ketidakpuasan. Sedangkan faktor hygiene adalah rangkaian kondisi yang berhubungan dengan lingkungan tempat pegawai yang bersangkutan melaksanakan pekerjaannya (job context) atau faktor-faktor ekstrinsik</p>
<p>Refrensi :<br />
1. Widyatmini, amperaningrum izzati, Pengantar Organisasi dan Metode, edisi pertama cetakan ke lima, Gunadarma, Jakarta, Juli 1996.<br />
2. www.ocw.gunadarma.ac.id<br />
3. www.wikipedia.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/indah11108009.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/indah11108009.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/indah11108009.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/indah11108009.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/indah11108009.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/indah11108009.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/indah11108009.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/indah11108009.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/indah11108009.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/indah11108009.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/indah11108009.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/indah11108009.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/indah11108009.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/indah11108009.wordpress.com/111/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indah11108009.wordpress.com&amp;blog=7920054&amp;post=111&amp;subd=indah11108009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indah11108009.wordpress.com/2010/04/15/teori-motivasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d697e4bc0a68911ce72605ce19fb0830?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">indah11108009</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Budaya Organisasi</title>
		<link>http://indah11108009.wordpress.com/2010/04/15/budaya-organisasi/</link>
		<comments>http://indah11108009.wordpress.com/2010/04/15/budaya-organisasi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Apr 2010 12:22:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indah11108009</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indah11108009.wordpress.com/?p=107</guid>
		<description><![CDATA[Pengertian Budaya Organisasi Dalam kehidupan masyarakat sehari-hari tidak terlepas dari ikatan budaya yang diciptakan. Ikatan budaya tercipta oleh masyarakat yang bersangkutan, baik dalam keluarga, organisasi, bisnis maupun bangsa. Budaya membedakan masyarakat satu dengan yang lain dalam cara berinteraksi dan bertindak menyelesaikan suatu pekerjaan. Budaya mengikat anggota kelompok masyarakat menjadi satu kesatuan pandangan yang menciptakan keseragaman [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indah11108009.wordpress.com&amp;blog=7920054&amp;post=107&amp;subd=indah11108009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pengertian Budaya Organisasi</strong></p>
<p>Dalam kehidupan masyarakat sehari-hari tidak terlepas dari ikatan budaya yang diciptakan. Ikatan budaya tercipta oleh masyarakat yang bersangkutan, baik dalam keluarga, organisasi, bisnis maupun bangsa. Budaya membedakan masyarakat satu dengan yang lain dalam cara berinteraksi dan bertindak menyelesaikan suatu pekerjaan. Budaya mengikat anggota kelompok masyarakat menjadi satu kesatuan pandangan yang menciptakan keseragaman berperilaku atau bertindak. Seiring dengan bergulirnya waktu, budaya pasti terbentuk dalam organisasi dan dapat pula dirasakan manfaatnya dalam memberi kontribusi bagi efektivitas organisasi secara keseluruhan.<br />
Berikut ini dikemukakan beberapa pengertian budaya organisasi menurut beberapa ahli :<br />
a. Menurut Wood, Wallace, Zeffane, Schermerhorn, Hunt, Osborn (2001:391), budaya organisasi adalah sistem yang dipercayai dan nilai yang dikembangkan oleh organisasi dimana hal itu menuntun perilaku dari anggota organisasi itu sendiri.<br />
b. Menurut Tosi, Rizzo, Carroll seperti yang dikutip oleh Munandar (2001:263), budaya organisasi adalah cara-cara berpikir, berperasaan dan bereaksi berdasarkan pola-pola tertentu yang ada dalam organisasi atau yang ada pada bagian-bagian organisasi.<br />
c. Menurut Robbins (1996:289), budaya organisasi adalah suatu persepsi bersama yang dianut oleh anggota-anggota organisasi itu.<br />
d. Menurut Schein (1992:12), budaya organisasi adalah pola dasar yang diterima oleh organisasi untuk bertindak dan memecahkan masalah, membentuk karyawan yang mampu beradaptasi dengan lingkungan dan mempersatukan anggota-anggota organisasi. Untuk itu harus diajarkan kepada anggota termasuk anggota yang baru sebagai suatu cara yang benar dalam mengkaji, berpikir dan merasakan masalah yang dihadapi.</p>
<p>e. Menurut Cushway dan Lodge (GE : 2000), budaya organisasi merupakan sistem nilai organisasi dan akan mempengaruhi cara pekerjaan dilakukan dan cara para karyawan berperilaku. Dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud dengan budaya organisasi dalam<br />
penelitian ini adalah sistem nilai organisasi yang dianut oleh anggota organisasi, yang kemudian mempengaruhi cara bekerja dan berperilaku dari para anggota organisasi.</p>
<p><strong>Sumber-sumber Budaya Organisasi</strong></p>
<p>Menurut Tosi, Rizzo, Carrol seperti yang dikutip oleh Munandar (2001:264), budaya organisasi dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu:</p>
<p>1. Pengaruh umum dari luar yang luas<br />
Mencakup faktor-faktor yang tidak dapat dikendalikan atau hanya sedikit dapat dikendalikan oleh organisasi.<br />
2. Pengaruh dari nilai-nilai yang ada di masyarakat<br />
Keyakinan-keyakinan dn nilai-nilai yang dominan dari masyarakat luas misalnya kesopansantunan dan kebersihan.<br />
3. Faktor-faktor yang spesifik dari organisasi<br />
Organisasi selalu berinteraksi dengan lingkungannya. Dalam mengatasi baik masalah eksternal maupun internal organisasi akan mendapatkan penyelesaian-penyelesaian yang berhasil. Keberhasilan mengatasi berbagai masalah tersebut merupakan dasar bagi tumbuhnya budaya organisasi.<br />
<strong><br />
Fungsi Budaya Organisasi</strong></p>
<p>Menurut Robbins (1996 : 294), fungsi budaya organisasi sebagai berikut :<br />
a. Budaya menciptakan pembedaan yang jelas antara satu organisasi dan yang lain.<br />
b. Budaya membawa suatu rasa identitas bagi anggota-anggota organisasi.<br />
c. Budaya mempermudah timbulnya komitmen pada sesuatu yang lebih luas daripada kepentingan diri individual seseorang.<br />
d. Budaya merupakan perekat sosial yang membantu mempersatukan organisasi itu dengan memberikan standar-standar yang tepat untuk dilakukan oleh karyawan.<br />
e. Budaya sebagai mekanisme pembuat makna dan kendali yang memandu dan membentuk sikap serta perilaku karyawan.<br />
<strong><br />
Ciri-ciri Budaya Organisasi</strong><br />
Menurut Robbins (1996:289), ada 7 ciri-ciri budaya organisasi adalah:<br />
1. Inovasi dan pengambilan resiko. Sejauh mana karyawan didukung untuk menjadi inovatif dan mengambil resiko.<br />
2. Perhatian terhadap detail. Sejauh mana karyawan diharapkan menunjukkan kecermatan, analisis dan perhatian terhadap detail.<br />
3. Orientasi hasil. Sejauh mana manajemen memfokus pada hasil bukannya pada teknik dan proses yang digunakan untuk mencapai hasil tersebut.<br />
4. Orientasi orang. Sejauh mana keputusan manajemen memperhitungkan efek pada orang-orang di dalam organisasi itu.<br />
5. Orientasi tim. Sejauh mana kegiatan kerja diorganisasikan sekitar tim-tim, ukannya individu.<br />
6. Keagresifan. Berkaitan dengan agresivitas karyawan.<br />
7. Kemantapan. Organisasi menekankan dipertahankannya budaya organisasi yang sudah baik.<br />
Dengan menilai organisasi itu berdasarkan tujuh karakteristik ini, akan diperoleh gambaran majemuk dari budaya organisasi itu. Gambaran ini menjadi dasar untuk perasaan pemahaman bersama yang dimiliki para anggota mengenai organisasi itu, bagaimana urusan diselesaikan di dalamnya, dan cara para anggota berperilaku (Robbins, 1996 : 289).<br />
<strong><br />
Tipologi Budaya</strong><br />
Menurut Sonnenfeld dari Universitas Emory (Robbins, 1996 :290-291), ada empat tipe budaya organisasi :</p>
<p><strong>1. Akademi</strong><br />
Perusahaan suka merekrut para lulusan muda universitas, memberi mereka pelatihan istimewa, dan kemudian mengoperasikan mereka dalam suatu fungsi yang khusus. Perusahaan lebih menyukai karyawan yang lebih cermat, teliti, dan mendetail dalam menghadapi dan memecahkan suatu masalah.<br />
<strong>2. Kelab</strong><br />
Perusahaan lebih condong ke arah orientasi orang dan orientasi tim dimana perusahaan memberi nilai tinggi pada karyawan yang dapat menyesuaikan diri dalam sistem organisasi. Perusahaan juga menyukai karyawan yang setia dan mempunyai komitmen yang tinggi serta mengutamakan kerja sama tim.</p>
<p><strong>3. Tim Bisbol</strong><br />
Perusahaan berorientasi bagi para pengambil resiko dan inovator, perusahaan juga berorientasi pada hasil yang dicapai oleh karyawan, perusahaan juga lebih menyukai karyawan yang agresif. Perusahaan cenderung untuk mencari orang-orang berbakat dari segala usia dan pengalaman, perusahaan juga menawarkan insentif finansial yang sangat<br />
besar dan kebebasan besar bagi mereka yang sangat berprestasi.</p>
<p><strong>4. Benteng</strong><br />
Perusahaan condong untuk mempertahankan budaya yang sudah baik. Menurut Sonnenfield banyak perusahaan tidak dapat dengan rapi dikategorikan dalam salah satu dari empat kategori karena merek memiliki suatu paduan budaya atau karena perusahaan berada dalam masa peralihan.</p>
<p>Refrensi :</p>
<p>jurnal-sdm.blogspot.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/indah11108009.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/indah11108009.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/indah11108009.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/indah11108009.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/indah11108009.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/indah11108009.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/indah11108009.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/indah11108009.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/indah11108009.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/indah11108009.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/indah11108009.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/indah11108009.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/indah11108009.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/indah11108009.wordpress.com/107/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indah11108009.wordpress.com&amp;blog=7920054&amp;post=107&amp;subd=indah11108009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indah11108009.wordpress.com/2010/04/15/budaya-organisasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d697e4bc0a68911ce72605ce19fb0830?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">indah11108009</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Struktur Pasar</title>
		<link>http://indah11108009.wordpress.com/2010/04/08/struktur-pasar/</link>
		<comments>http://indah11108009.wordpress.com/2010/04/08/struktur-pasar/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Apr 2010 14:36:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indah11108009</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indah11108009.wordpress.com/?p=101</guid>
		<description><![CDATA[pasar adalah suatu tempat atau proses interaksi antara permintaan (pembeli) dan penawaran (penjual) dari suatu barang/jasa tertentu, sehingga akhirnya dapat menetapkan harga keseimbangan (harga pasar) dan jumlah yang diperdagangkan. Jadi setiap proses yang mempertemukan antara pembeli dan penjual, maka akan membentuk harga yang disepakati antara pembeli dan penjual. Dalam kehidupan sehari-hari kita dapat melihat pasar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indah11108009.wordpress.com&amp;blog=7920054&amp;post=101&amp;subd=indah11108009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>pasar adalah suatu tempat atau proses interaksi antara permintaan (pembeli) dan penawaran (penjual) dari suatu barang/jasa tertentu, sehingga akhirnya dapat menetapkan harga keseimbangan (harga pasar) dan jumlah yang diperdagangkan.</p>
<p>Jadi setiap proses yang mempertemukan antara pembeli dan penjual, maka akan membentuk harga yang disepakati antara pembeli dan penjual.</p>
<p>Dalam kehidupan sehari-hari kita dapat melihat pasar dalam bentuk fisik seperti pasar barang (barang konsumsi). Secara sederhana pasar dapat dikelompokkan menjadi:</p>
<p>a. Menurut segi fisiknya, pasar dapat dibedakan menjadi beberapa macam, di antaranya:</p>
<p>1) pasar tradisional</p>
<p>2) pasar raya</p>
<p>3) pasar abstrak</p>
<p>4) pasar konkrit</p>
<p>5) toko swalayan</p>
<p>6) toko serba ada</p>
<p>b. Sedangkan berdasarkan <em>jenis barang yang dijual</em>, pasar dibedakan menjadi beberapa macam di antaranya:</p>
<p>1) pasar ikan</p>
<p>2) pasar sayuran</p>
<p>3) pasar buah-buahan</p>
<p>4) pasar barang elektronik</p>
<p>5) pasar barang perhiasan</p>
<p>6) pasar bahan bangunan</p>
<p>7) bursa efek dan saham.</p>
<p>Aktivitas usaha yang dilakukan di pasar pada dasarnya akan melibatkan dua subyek pokok, yaitu <strong>produsen </strong>dan <strong>konsumen</strong>. Kedua subyek tersebut masing-masing mempunyai peranan yang sangat besar terhadap pembentukan harga barang di pasar.</p>
<p>Struktur Pasar adalah penggolongan produsen kepada beberapa bentuk pasar berdasarkan pada ciri-ciri seperti jenis produk yang dihasilkan, banyaknya perusahaan dalam industri, mudah tidaknya keluar atau masuk ke dalam industri dan peranan iklan dalam kegiatan industri.</p>
<p>Pada analisa ekonomi dibedakan menjadi pasar persaingan sempurna dan pasar persaingan tidak sempurna (yang meliputi monopoli, oligopoli, monopolistik dan monopsoni).</p>
<p><strong>Struktur Pasar terdiri dari :</strong></p>
<p>Pasar Persaingan Sempurna</p>
<p>Pengertian pasar persaingan sempurna adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dengan penawaran di mana jumlah pembeli dan penjual sedemikian rupa banyaknya atau tidak terbatas.</p>
<p>Ciri-ciri pokok dari pasar persaingan sempurna adalah:</p>
<p>a. Jumlah perusahaan dalam pasar sangat banyak.</p>
<p>b. Produk/barang yang diperdagangkan serba sama (homogen).</p>
<p>c. Konsumen memahami sepenuhnya keadaan pasar.</p>
<p>d. Tidak ada hambatan untuk keluar/masuk bagi setiap penjual.</p>
<p>e. Pemerintah tidak campur tangan dalam proses pembentukan harga.</p>
<p>f. Penjual atau produsen hanya berperan sebagai <em>price taker </em>(pengambil harga).</p>
<p>Pasar Persaingan tidak Sempurna</p>
<p><strong>a. Pasar Monopoli</strong></p>
<p>Pasar monopoli adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dan penawaran di mana hanya ada satu penjual/produsen yang berhadapan dengan banyak pembeli atau konsumen.</p>
<p>Ciri-ciri dari pasar monopoli adalah:</p>
<p>1) hanya ada satu produsen yang menguasai penawaran;</p>
<p>2) tidak ada barang substitusi/pengganti yang mirip (close substitute);</p>
<p>3) produsen memiliki kekuatan menentukan harga; dan</p>
<p>4) tidak ada pengusaha lain yang bisa memasuki pasar tersebut karena ada hambatan berupa keunggulan perusahaan.</p>
<p>Anda tentu bertanya mengapa terjadi pasar monopoli. Ada beberapa penyebab terjadinya pasar monopoli, di antara penyebabnya adalah sebagai berikut:</p>
<p>1) Ditetapkannya Undang-undang (Monopoli Undang-undang). Atas pertimbangan pemerintah, maka pemerintah dapat memberikan hak pada suatu perusahaan seperti PT. Pos dan Giro, PT. PLN.</p>
<p>2) Hasil pembinaan mutu dan spesifikasi yang tidak dimiliki oleh perusahaan lain, sehingga lama kelamaan timbul kepercayaan masyarakat untuk selalu menggunakan produk tersebut.</p>
<p>3) Hasil cipta atau karya seseorang yang diberikan kepada suatu perusahaan untuk diproduksi, yang kita kenal dengan istilah hak paten atau hak cipta.</p>
<p>4) Sumber daya alam. Perbedaan sumber daya alam menyebabkan suatu produk hanya dikuasai oleh satu daerah tertentu seperti timah dari pulau Bangka.</p>
<p>5) Modal yang besar, berarti mendukung suatu perusahaan untuk lebih mengembangkan dan penguasaan terhadap suatu bidang usaha.</p>
<p><strong>b. Pasar Oligopoli</strong></p>
<p>Pasar oligopoli adalah suatu bentuk interaksi permintaan dan penawaran,<strong> </strong>di mana terdapat beberapa penjual/produsen yang menguasai seluruh permintaan<strong> </strong>pasar.<strong> </strong></p>
<p>Ciri-ciri dari pasar oligopoli adalah:</p>
<p>1) Terdapat beberapa penjual/produsen yang menguasai pasar.</p>
<p>2) Barang yang diperjual-belikan dapat homogen dan dapat pula berbeda corak (differentiated product), seperti air minuman aqua.</p>
<p>3) Terdapat hambatan masuk yang cukup kuat bagi perusahaan di luar pasar untuk masuk ke dalam pasar.</p>
<p>4) Satu di antaranya para oligopolis merupakan <em>price leader </em>yaitu penjual yang memiliki/pangsa pasar yang terbesar. Penjual ini memiliki kekuatan yang besar untuk menetapkan harga dan para penjual lainnya harus mengikuti harga tersebut. Contoh dari produk oligopoli: semen, air mineral.</p>
<p><strong>c. Pasar Duopoli</strong></p>
<p>Duopoli adalah suatu pasar di mana penawaran suatu jenis barang dikuasai oleh dua perusahaan.</p>
<p>Contoh: Penawaran minyak pelumas dikuasai oleh Pertamina dan Caltex.</p>
<p><strong>d. Monopolistik</strong></p>
<p>Pasar monopolistik adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dengan penawaran di mana terdapat sejumlah besar penjual yang menawarkan barang yang sama. Pasar monopolistik merupakan pasar yang memiliki sifat monopoli pada spesifikasi barangnya. Sedangkan unsur persaingan pada banyak penjual yang menjual produk yang sejenis.</p>
<p>Contoh: produk sabun yang memiliki keunggulan misalnya untuk kecantikan,</p>
<p>kesehatan dan lain-lain.</p>
<p>Ciri-ciri dari pasar monopolistik adalah:</p>
<p>1) Terdapat banyak penjual/produsen yang berkecimpung di pasar.</p>
<p>2) Barang yang diperjual-belikan merupakan differentiated product.</p>
<p>3) Para penjual memiliki kekuatan monopoli atas barang produknya sendiri.</p>
<p>4) Untuk memenangkan persaingan setiap penjual aktif melakukan promosi/iklan.</p>
<p>5) Keluar masuk pasar barang/produk relatif lebih mudah.</p>
<p><strong>e. Pasar Monopsoni</strong></p>
<p>Bentuk pasar ini merupakan bentuk pasar yang dilihat dari segi permintaan atau pembelinya. Dalam hal ini pembeli memiliki kekuatan dalam menentukan harga. Dalam pengertian ini, pasar monopsoni adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dan penawaran di mana permintaannya atau pembeli hanya satu perusahaan.</p>
<p>Contoh yang ada di Indonesia seperti PT. Kereta Api Indonesia yang merupakan satu-satunya pembeli alat-alat kereta api.</p>
<p>Refrensi :<br />
&gt;&gt; wikipedia.com<br />
&gt;&gt; Richard G. Lipsey, dkk., Pengantar Ekonomi Jilid 2 Edisi delapan, Jakarta: Erlangga, 1987.<br />
&gt;&gt; www.google.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/indah11108009.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/indah11108009.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/indah11108009.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/indah11108009.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/indah11108009.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/indah11108009.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/indah11108009.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/indah11108009.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/indah11108009.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/indah11108009.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/indah11108009.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/indah11108009.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/indah11108009.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/indah11108009.wordpress.com/101/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indah11108009.wordpress.com&amp;blog=7920054&amp;post=101&amp;subd=indah11108009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indah11108009.wordpress.com/2010/04/08/struktur-pasar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d697e4bc0a68911ce72605ce19fb0830?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">indah11108009</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perilaku Konsumen</title>
		<link>http://indah11108009.wordpress.com/2010/04/08/perilaku-konsumen/</link>
		<comments>http://indah11108009.wordpress.com/2010/04/08/perilaku-konsumen/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Apr 2010 13:54:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indah11108009</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indah11108009.wordpress.com/?p=97</guid>
		<description><![CDATA[Perilaku konsumen adalah tingkah laku dari konsumen, dimana mereka dapat mengilustrasikan pencarian untuk membeli, menggunakan, mengevaluasi dan memperbaiki suatu produk dan jasa mereka. Focus dari perilaku konsumen adalah bagaimana individu membuat keputusan untuk menggunakan sumber daya mereka yang telah tersedia untuk mengkonsumsi suatu barang. Dua wujud konsumen 1. Personal Consumer : konsumen ini membeli atau [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indah11108009.wordpress.com&amp;blog=7920054&amp;post=97&amp;subd=indah11108009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Perilaku konsumen adalah tingkah laku dari konsumen, dimana mereka dapat mengilustrasikan pencarian untuk membeli, menggunakan, mengevaluasi dan memperbaiki suatu produk dan jasa mereka. Focus dari perilaku konsumen adalah bagaimana individu membuat keputusan untuk menggunakan sumber daya mereka yang telah tersedia untuk mengkonsumsi suatu barang.</p>
<p>Dua wujud konsumen<br />
1. Personal Consumer : konsumen ini membeli atau menggunakan barang atau jasa untuk penggunaannya sendiri.<br />
2. Organizational Consumer : konsumen ini membeli atau menggunakan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan dan menjalankan organisasi tersebut.</p>
<p>Menyediakan nilai pelanggan didefinisikan sebagai rasio antara keuntungan yang dirasakan sumber-sumber (ekonomi, fungsional dan psikologi) digunakan untuk menghasilkan keuntungan-keuntungan tersebut. Keuntungan yang telah dirasakan berupa relative dan subjektif.</p>
<p>Kepuasan pelanggan adalah persepsi individu dari performa produk atau jasa dalam hubungannya dengan harapan-harapan.</p>
<p>Mempertahankan konsumen adalah bagaimana mempertahankan supaya konsumen tetap loyal dengan satu perusahaan dibandingkan dengan perusahaan lain, hamper dalam semua situasi bisnis, lebih mahal untuk mencari pelanggan baru dibandingkan mempertahankan yang sudah ada.</p>
<p>Refrensi :</p>
<p>wikipedia.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/indah11108009.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/indah11108009.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/indah11108009.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/indah11108009.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/indah11108009.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/indah11108009.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/indah11108009.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/indah11108009.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/indah11108009.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/indah11108009.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/indah11108009.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/indah11108009.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/indah11108009.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/indah11108009.wordpress.com/97/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indah11108009.wordpress.com&amp;blog=7920054&amp;post=97&amp;subd=indah11108009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indah11108009.wordpress.com/2010/04/08/perilaku-konsumen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d697e4bc0a68911ce72605ce19fb0830?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">indah11108009</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Penentuan Harga Permintaan dan Penawaran</title>
		<link>http://indah11108009.wordpress.com/2010/04/08/penentuan-harga-permintaan-dan-penawaran/</link>
		<comments>http://indah11108009.wordpress.com/2010/04/08/penentuan-harga-permintaan-dan-penawaran/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Apr 2010 13:33:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indah11108009</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indah11108009.wordpress.com/?p=91</guid>
		<description><![CDATA[Dalam ekonomi terdapat permintaan (demand) dan penawaran (supply) yang saling bertemu dan membentuk satu titik pertemuan dalam satuan harga dan kuantitas (jumlah barang). Setiap transaksi perdagangan pasti ada permintaan, penawaran, harga dan kuantitas yang saling mempengaruhi satu sama lain. Definisi Permintaan dan Penawaran Permintaan adalah sejumlah barang yang dibeli atau diminta pada suatu harga dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indah11108009.wordpress.com&amp;blog=7920054&amp;post=91&amp;subd=indah11108009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam ekonomi terdapat permintaan (demand) dan penawaran (supply) yang saling bertemu dan membentuk satu titik pertemuan dalam satuan harga dan kuantitas (jumlah barang). Setiap transaksi perdagangan pasti ada permintaan, penawaran, harga dan kuantitas yang saling mempengaruhi satu sama lain.</p>
<p><strong>Definisi Permintaan dan Penawaran</strong></p>
<p>Permintaan adalah sejumlah barang yang dibeli atau diminta pada suatu harga dan waktu tertentu. Sedangkan pengertian penawaran adalah sejumlah barang yang dijual atau ditawarkan pada suatu harga dan waktu tertentu.<br />
Contoh permintaan adalah di pasar kebayoran lama yang bertindak sebagai permintaan adalah pembeli sedangkan penjual sebagai penawaran. Ketika terjadi transaksi antara pembeli dan penjual maka keduanya akan sepakat terjadi transaksi pada harga tertentu yang mungkin hasil dari tawar-menawar yang alot.</p>
<p><strong>A.Permintaan</strong></p>
<p>Permintaan yaitu berkaitan dengan keinginan konsumen akan suatu barang dan jasa yang ingin dipenuhi. Dan kecenderungan permintaan konsumen akan barang dan jasa tak terbatas.</p>
<p>Kurva Permintaan menerangkan bagaimana sifat permintaan para pembeli terhadap suatu barang.</p>
<p>Hukum permintan adalah ketika Harga (P, sumbu Y) naik maka Quantitas (Q, sumbu X) akan turun dan sebaliknya, Kurva ini digammbar dari bawah ke atas,karena kuantitas permintaan semakin banyak ketika harga semakin turun.</p>
<p>Faktor – faktor yang Mempengaruhi Permintaan<br />
Faktor–faktor yang menyebabkan keadaan(hukum permintaan tak berlaku)tidak menjadi ceteris paribus dan mempengaruhi permintaan masyarakat adalah :<br />
1.Selera masyarakat<br />
2.Jumlah pendapatan<br />
3.Intensitas kebutuhan<br />
4.Adanya barang Substitusi<br />
5.Banyaknya konsumen akan produk yang bersangkutan</p>
<p>Permintaan dapat dibedakan menjadi :<br />
1.Permintaan absolut : permintaan yang harus dipenuhi tanpa mempertimbangkan kemampuan<br />
2.Permintaan potensial : permintaan yang disertai dengan kemampuan membeli<br />
3.Permintaan efektif : permintaan yang benar – benar dilaksanakan</p>
<p><strong>B.Penawaran</strong></p>
<p>Penawaran dalam ilmu ekonomi, adalah banyaknya barang atau jasa yang tersedia dan dapat ditawarkan oleh produsen kepada konsumen pada setiap tingkat harga selama periode waktu tertentu.Penawaran dipengaruhi oleh beberapa faktor. Antara lain harga barang, tingkat teknologi, jumlah produsen di pasar, harga bahan baku, serta harapan, spekulasi, atau perkiraan.</p>
<p>Faktor – faktor yang Mempengaruhi Penawaran<br />
Faktor – faktor yang menyebabkan hukum penawaran tak berlaku atau keadaan menjadi tak ceteris paribus lagi adalah:<br />
1.Kemampuan produsen untuk berproduksi<br />
2.Ekspektasi<br />
3.Ketersediaan factor Produksi<br />
4.Banyaknya perusahaan<br />
5.Jumlah permintaan yang dihadapi perusahaan</p>
<p><strong>salah satu contoh penawaran:</strong></p>
<p>Saat suatu perusahaan menawarkan suatu Laptop terbaru dengan merk xxx dengan tipe 2121,</p>
<p>dan di bulan sebelumnya perusahaan yang sama mengeluarkan merk xxx dengan tipe 1111,setelah 1 bulan penjualan ,ternyata yang lebih banyak di minati adalah laptop dengan tipe 2121,otomatis barang yang di tawarkan untuk bulan selanjutnya lebih di dominasi laptop tipe 2121(P naik ,Q naik).</p>
<div>Kurva Permintaan dan  Penawaran</div>
<div>
<div><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Supply-and-demand.svg"><img src="http://1.1.1.4/bmi/upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/7/7a/Supply-and-demand.svg/240px-Supply-and-demand.svg.png" alt="" width="240" height="240" /></a></p>
<div>
<div><img src="http://1.1.1.3/bmi/bits.wikimedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /></div>
<p>Harga dari suatu produk (P), ditentukan  oleh keseimbangan antara tingkat  produksi pada harga tertentu (yaitu  penawaran: S) dan tingkat keinginan  dari orang-orang yang memiliki  kekuatan membeli pada harga tertentu (yaitu permintaan: D). Grafik ini   memperlihatkan adanya peningkatan permintaan, dari D<sub>1</sub> ke D<sub>2</sub>,   seiring dengan peningkatan harga dan kuantitas (Q) produk yang  terjual.</p>
</div>
</div>
</div>
<p><img src="/DOCUME%7E1/DIKAFA%7E1/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-6.png" alt="" /></p>
<p>Refrensi :</p>
<div>www.e-dukasi.net</div>
<div>wikipedia.com</div>
<p><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Supply-and-demand.svg"></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/indah11108009.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/indah11108009.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/indah11108009.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/indah11108009.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/indah11108009.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/indah11108009.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/indah11108009.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/indah11108009.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/indah11108009.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/indah11108009.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/indah11108009.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/indah11108009.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/indah11108009.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/indah11108009.wordpress.com/91/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indah11108009.wordpress.com&amp;blog=7920054&amp;post=91&amp;subd=indah11108009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indah11108009.wordpress.com/2010/04/08/penentuan-harga-permintaan-dan-penawaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d697e4bc0a68911ce72605ce19fb0830?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">indah11108009</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://1.1.1.4/bmi/upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/7/7a/Supply-and-demand.svg/240px-Supply-and-demand.svg.png" medium="image" />

		<media:content url="http://1.1.1.3/bmi/bits.wikimedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" medium="image" />

		<media:content url="/DOCUME%7E1/DIKAFA%7E1/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-6.png" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
